Kebun Raya | Jawa Barat, Indonesia | atraksi

Di jantung kota Bogor terdapat kebun raya yang menakjubkan, yang dikenal sebagai Kebun Raya; paru-paru hijau kota tersebar di 87 hektar. Semua orang menyukai Rumah Anggrek dengan bunganya yang eksotis dan halus, tetapi ada lebih dari 15.000 spesies tanaman di sini termasuk 400 jenis palem yang berbeda (jangan lewatkan palem pangkal, yang menjulang setinggi 25m). Di bagian Meksiko terdapat banyak pohon pandan yang anggun dan beberapa agaves dan kaktus besar.

Untuk menghindari badai petir Bogor yang terkenal, cobalah untuk mengunjungi sedini mungkin dan sisihkan setidaknya setengah hari untuk menikmati Kebun Raya. Bersantai di salah satu halaman rumput yang luas dengan sebuah buku sama menariknya dengan hortikultura. Awasi juga kadal, burung eksotis, dan rusa.

Gubernur Jenderal Raffles adalah orang pertama yang mengembangkan taman di sini, dan pekarangan Istana Bogor (Istana Kepresidenan) yang luas diperluas oleh ahli botani Belanda Profesor Reinwardt, dengan bantuan Kew Gardens London, dan secara resmi dibuka pada tahun 1817.

Di dekat pintu masuk utama taman terdapat sebuah monumen kecil, didirikan untuk mengenang istri pertama Gubernur Jenderal Raffles, Olivia Raffles, yang meninggal pada tahun 1814 dan dimakamkan di Batavia. Ada juga kuburan di dekat istana dengan batu nisan Belanda, termasuk makam DJ de Eerens, mantan Gubernur Jenderal.

Kerumunan berduyun-duyun ke sini pada hari Minggu, tetapi sebagian besar taman sepi di waktu lain. Jangan lewatkan Grand Garden Café yang indah, tempat sempurna untuk makan siang.