Lapangan Merdeka | Lapangan Merdeka dan Jakarta Pusat, Jakarta | atraksi

Warga Jakarta datang ke sini untuk beristirahat dari kemacetan. Pusat figuratif Jakarta, Lapangan Merdeka (merdeka artinya kemerdekaan) sebenarnya adalah sebuah trapesium dengan ukuran hampir 1 km2. Pada abad ke-19, Belanda menamainya Koningsplein (Lapangan Raja) dan menjadi titik pusat kota setelah mereka memindahkan pemerintahan ke sini dari Batavia (Kota) lama. Itu selalu memainkan peran penting dalam kehidupan lokal. Pintu masuk utama ada di sisi selatan.

Lapangan Merdeka telah lama menjadi rumah bagi banyak gedung pemerintahan yang berbeda. Dimulai dengan Sukarno (dan dilanjutkan dengan Suharto), upaya dilakukan untuk mengubahnya menjadi taman nyata. Setelah banyak upaya, hampir semua bangunan dibersihkan pada pertengahan 1990-an.

Sayangnya, pemerintah tidak melihat penggunaan Merdeka untuk unjuk rasa selama pergolakan tahun 1998 dan 2002, jadi mereka membangun pagar besi besar di sekitar alun-alun yang Anda lihat hari ini (Anda mungkin masih melihat satu atau dua protes kecil di luar alun-alun. ketika Anda mengunjungi). Akses (dan jalan keluar) sering terhambat oleh penghalang ini. Namun, begitu Anda berada di dalam dan berjalan di bawah pepohonan, menyaksikan anak-anak bermain sepak bola, menemukan kandang rusa, dan menikmati makanan sederhana, Anda akan sangat menghargai bentangan luas ini.