Pura Lingsar | Mataram, Indonesia | atraksi

Hanya 6 km sebelah timur Mataram, di desa Lingsar, kompleks candi besar ini adalah yang paling disakralkan di Lombok. Dibangun pada tahun 1714 oleh Raja Anak Agung Ngurah dan terletak dengan indah di sawah yang subur. Ini multi-agama, dengan pura untuk umat Hindu Bali (Pura Gaduh) dan pura untuk penganut pandangan mistis Islam Lombok, agama Wektu Telu.

Pura Gaduh memiliki empat tempat suci: satu dipusatkan di Gunung Rinjani (tempat duduk para dewa di Lombok), satu di Gunung Agung (tempat duduk para dewa di Bali) dan satu tempat suci ganda yang melambangkan kesatuan antara kedua pulau.

Kuil Wektu Telu terkenal dengan kolamnya yang tertutup teratai yang didedikasikan untuk dewa Wisnu dan belut keramat yang dapat dibujuk dari sarangnya dengan telur rebus (tersedia di warung). Memberi mereka makan dianggap sebagai keberuntungan.

Anda diharapkan untuk menyewa selempang dan/atau sarung (atau bawa sendiri) untuk memasuki kuil. Perhatikan bahwa banyak dinding luar yang rusak akibat gempa bumi tahun 2018, sedangkan tanah berumput di sini menjadi kamp pengungsian para korban.

Naik bemo dari terminal bus Mandalika ke Narmada, satu lagi ke Lingsar dan minta diantar ke pura.